Info ASN PNS, Info ASN PPPK

Kamis, 17 Mei 2018

Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat akan mengumumkan secara langsung pemberian THR dan Gaji ke-13 bagi PNS maupun pensiunan

Sahabat pembaca Info ASN, sudah tahukah anda bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam waktu dekat akan mengumumkan secara langsung pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji ke-13 bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun pensiunan PNS.

Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Marwanto mengatakan, saat ini untuk THR dan gaji ke-13 masih dalam tahap finalisasi secara di Sekretariat Negara.

"Nanti Presiden sampaikan secara langsung mengenai kapan kenaikan gaji ini. THR dibayar menjelang Lebaran, gaji ke-13 dibayar tahun ajaran baru," ujarnya, dalam paparan APBN Kita, di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (17/5/2018).

Kementerian Keuangan enggan mengungkap berapa besaran anggaran yang disiapkan untuk THR dan gaji ke-13. Menurut Marwanto, biar nanti Presiden saja yang umumkan.

"Waktunya nanti ditetapkan di situ. Pak Presiden yang akan ngomong," ujarnya.

Senada dengan Marwanto, Direktur Jenderal Anggaran Askolani juga enggan mengungkap berapa besaran anggaran. Namun dalam Minggu ini akan ada pengumumannya.

"Nanti diumumin Presiden, Insya Allah minggu depan. Insya Allah (THR lebih besar)," tukasnya.

Berita ini bersumber dari Okezone.
Share:

Selasa, 08 Mei 2018

Jam Kerja Instansi Pemerintah Selama Bulan Ramadhan

Sahabat pembaca Info ASN, sudah tahukah anda bahwa memasuki bulan Ramadhan, pemerintah melakukan penyesuaian jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri. Jadwal kerja ini berlaku selama bulan Ramadhan 1439 H.

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) nomor 336 tahun 2018 tentang Penetapan Jam Kerja ASN, TNI, dan POLRI pada Bulan Ramadhan, jam kerja dikurangi satu jam dari biasanya. Jumlah jam kerja bagi instansi pemerintah pusat dan daerah yang melaksanakan lima hari atau enam hari kerja menjadi 32,5 jam per minggu.
Hal ini diberikan agar ASN yang melaksanakan puasa dapat meningkatkan ibadahnya. Walaupun berpuasa, Menteri PANRB Asman Abnur berpesan agar pelayanan publik tetap berjalan dan ASN tidak mengabaikan tugasnya sebagai pelayan masyarakat.
Surat edaran tersebut ditujukan kepada Para Menteri Kabinet Kerja, Sekretaris Kabinet, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jaksa Agung Republik Indonesia, Panglima TNI, dan Para Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian.  Kemudian, Para Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara, Para pimpinan Kesekretariatan Lembaga Non Struktural, Para Pimpinan Lembaga lainnya, Para Gubernur, dan Para Bupati/Walikota. (rr/HUMAS MENPANRB)
Berikut ini jam kerja bagi para ASN, TNI, dan POLRI selama bulan suci Ramadhan :
  1. 1. Bagi instansi pemerintah yang melakukan lima hari kerja :
  2. a) Hari Senin sampai dengan Kamis : Pukul 08.00 – 15.00 / waktu istirahat : 12.00 - 12.30
  3. b) Hari Jumat : pukul 08.00 - 15.30 / waktu istirahat 11.30 - 12.30
  1. 2. Bagi instansi pemerintah yang memberlakukan enam hari kerja :
  2. a) Hari Senin sampai dengan Kamis, dan Sabtu : pukul 08.00 - 14.00 / waktu istirahat : pukul 12.00 - 12.30
  3. b) Hari Jumat : pukul 08.00 - 14.30 / waktu istirahat : pukul 11.30 - 12.30
Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Senin, 30 April 2018

THR PNS Bukan Cuma Gaji Pokok Plus Tukin

Sahabat pembaca Info ASN, sudah tahukah anda bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) ‎di Lebaran 2018 bakal ketiban rezeki nomplok. Sebab pemerintah bukan hanya memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) berupa gaji pokok (gapok) dan tunjangan kinerja (tukin) saja, tapi juga termasuk tunjangan keluarga.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Asman Abnur ‎mengaku telah mengusulkan pembayaran THR kepada PNS aktif, ditambah dengan tunjangan kinerja dan tunjangan keluarga, selain gaji pokok.

"Kan dulu berdasarkan gapok. Saya lagi usulkan dimasukkan tunjangan keluarga dan tunjangan kinerja. Tapi ini tergantung ketersediaan anggaran (negara)," ujarnya usai menghadiri acara Musrenbangnas RKP 2019 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (30/4/2018).

Usulan lainnya, dikatakan Asman, untuk memberikan THR kepada pensiunan PNS. Sebab tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya, para purna PNS tersebut hanya memperoleh pensiunan ke-13, bukan THR.

Namun, dia menuturkan, pemerintah belum memastikan berapa jumlah THR yang akan dibayar pemerintah ke pensiunan PNS tahun ini.

"Termasuk pensiunan saya usulkan juga dapat THR. Tapi ini belum diputuskan. Lagi saya usulkan, mudah-mudahan anggarannya tersedia dan mudah-mudahan lebih baik," terang Asman.

Berita ini bersumber dari Liputan6.
Share:

Minggu, 29 April 2018

Sharing Session Humas BKN-Mahasiswa Unibraw Bahas Strategi Hadapi Seleksi CPNS

Sahabat pembaca Info ASN, sudah tahukah anda bahwa strategi menghadapi pertarungan saat penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi topik yang banyak dibahas saat Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggelar simulasi menggunakan Computer Assisted Test (CAT) dan Sharing Session di Kampus universitas Brawijaya, Malang, Selasa – Rabu, (24/4/2018 – 25/4/2018).

Salah satu peserta, Silviana Lestiowati, mengatakan jika tahun lalu hampir berhasil menjadi CPNS di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), namun kalah di tahap akhir karena faktor jumlah formasi. “Saya ranking 3, sedangkan hanya 2 yang diambil,” ujar alumni Universitas Brawijaya tersebut.

Merespons hal itu, Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan mengatakan, banyak calon pelamar CPNS tidak menerapkan strategi wait and see. “Cek jumlah pelamar pada setiap formasi. Karena kalau saingannya banyak, kan kemungkinan diterimanya juga kecil,” ujar Ridwan.

Selain itu, Ridwan mengingatkan untuk selalu berlatih soal-soal ujian CPNS, yang salah satunya bisa didapatkan di cat.bkn.go.id. “Berlatih soal sesering mungkin. Jangan terburu-buru mendaftar saat pendaftaran dibuka. Mudah-mudahan yang kompeten berhasil menjadi CPNS,” pungkas Ridwan.

Animo mahasiswa Universitas Brawijaya untuk berdiskusi dan mencoba aplikasi CAT BKN cukup tinggi. Tercatat, sebanyak 61 peserta mencoba aplikasi CAT BKN dan puluhan lainnya ikut berdiskusi. Kepala Bagian Hubungan Media dan Pengaduan Masyarakat BKN, Yudhantoro Bayu mengatakan, kali ini simulasi CAT BKN berbeda dari simulasi yang ada sebelumnya. “Simulasi kita buat 30 menit dan jumlah soal yang kita sajikan 40 buah. Jadi, gambaran hasilnya hampir menyerupai tes yang sebenarnya,” ujar Bayu.

Kepala Subbagian Kearsipan dan Humas Universitas Brawijaya, Kotok Gurito memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Simulasi CAT dan Sharing Session yang diadakan di Universitas Brawijaya. “Kami berharap, dengan adanya kegiatan ini, lulusan-lulusan dari Universitas Brawijaya banyak yang diterima menjadi CPNS”.

Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Selasa, 24 April 2018

Jumlah Penerimaan CPNS 2018 di Bawah 200.000 Orang

Sahabat pembaca Info CPNS Guru, sudah tahukah anda bahwa Pemerintah masih menyusun formasi untuk penerimaan calon pegawai negeri sipil ( CPNS) tahun 2018. Penyusunan ini diperkirakan akan rampung pada bulan Mei mendatang.

Kendati demikian, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur sudah memberi bocoran bahwa CPNS yang akan direkrut untuk penerimaan tahun ini berkisar di bawah 200 ribu orang.

"Pusat dan daerah, yang pensiun jumlahnya 200 ribuan. Jadi kita terima di bawah itu," ujar Asman di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Asman juga mengungkapkan bahwa lowongan yang paling banyak dibutuhkan tahun ini adalah guru dan tenaga kesehatan.

"Saya tidak hapal presentasenya, tapi yang diprioritaskan guru dan tenaga kesehatan," kata dia.

Adapun untuk waktu pendaftaran, menurut Asman, hal tersebut belum diputuskan. Kendati demikian, ia memastikan proses dari pendaftaran, ujian hingga pengumuman kelulusan akan selesai pada tahun 2018 ini.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jumlah Penerimaan CPNS 2018 di Bawah 200.000 Orang", https://nasional.kompas.com/read/2018/04/24/16154061/jumlah-penerimaan-cpns-2018-di-bawah-200000-orang
Penulis : Ihsanuddin
Editor : Diamanty Meiliana
Share:
Diberdayakan oleh Blogger.